Uncategorized

Persija EVOS pulangkan Bigetron di PMGC 2023, ini kata Luxxy dan Miseryy

Cerita di balik momen Persija EVOS harus menyingkirkan Bigetron Red Villains di Last Chance PMGC 2023.

MUSTANG168 — Momen ketika Persija EVOS pulangkan Bigetron Red Villains di PMGC 2023 masih menjadi salah satu hal yang menarik perhatian para penggemar scene PUBG Mobile Indonesia. Saat kedua tim berusaha dan bekerja keras demi tiket Grand Final, salah satu dari mereka harus tersisih pada garis akhir babak kualifikasi.

Memang, Persija EVOS tidak memulangkan Bigetron Red Villains secara langsung. Beberapa saat setelah itu, uHigh masih bisa menyelamatkan posisi The Villains. Sayangnya, uHigh pun terancam dengan adanya Yoodo Alliance yang berada di sekitar.

Akhirnya, uHigh tak mampu bertahan dan gugur dihantam zona pada mid-game. Bigetron di map terakhir too soon dan keluar dari top 5 team.

Kedua penggawa Persija EVOS, Alvin Sahri “Miseryy” Ramadhan dan Made Bagus “Luxxy” Prabaswara punya cerita menarik tentang momen tersebut.

Seperti apa tanggapan mereka tentang momen Persija EVOS memulangkan Bigetron Red Villains di babak Last Chance PMGC 2023?

Respons Miseryy dan Luxxy tentang momen Persija EVOS pulangkan Bigetron Red Villains di PMGC 2023

Dalam media interview bersama PUBG Mobile Indonesia, Luxxy dan Miseryy membagikan respons mereka terkait momen Persija EVOS memulangkan Bigetron Red Villains di babak Last Chance PMGC 2023 (26/11).

Pertama, Miseryy menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki perasaan apapun ketika momen itu terjadi dan Bigetron harus gugur dari PMGC 2023.

“Tidak ada (respons) yang bagaimana-bagaimana, kami bermain seperti biasa saja. Mau lawannya siapa, kebetulan ketemunya Bigetron. Jadi, ya mungkin memang sudah momennya begitu,” ucap Miseryy pada rekan media.

“Tapi kelihatan kok di situ, kami tahu kalau itu BTR,” tambah Luxxy. “Saya sih tidak tahu (itu BTR), tapi mungkin Bagus (Luxxy) tahu,” tutur Miseryy.


Luxxy menambahkan, apa yang ia lakukan bersama Persija EVOS terhadap Bigetron adalah bentuk dari tim yang bermain secara adil (fair play).

Menurut Luxxy, hal itu adalah wajar karena baik PJEV maupun BTR keduanya saling sikut demi merebut tiket menuju ke Grand Final PMGC 2023.

“Karena kami sangat menjunjung tinggi fair play, jadi kami bermain secara adil saja. Dan, kalaupun itu BTR ya tidak masalah, kami tetap (bermain) fair play,” tuturnya.

“Kemarin karena posisinya kami harus menjaga mereka, mau tidak mau kami harus singkirkan mereka. Mereka juga pasti akan menyingkirkan kami kalau mau mendapatkan spot (di Grand Final),” papar Luxxy.

“(Intinya) kami harus menjunjung tinggi sportifitas,” tutup Miseryy.

Walau harus berakhir dengan cukup dramatis di mana kedua tim mendapatkan hasil yang berbeda, akan tetapi itulah namanya kompetisi ada yang menang dan kalah.

Good luck Persija EVOS untuk Grand Final bersama Morph GPX di PMGC 2023. Semoga Bigetron Red Villains tampil lebih baik di lain kesempatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *